Tuesday, 11 January 2022
Demam yang terjadi pada anak merupakan keluhan yang paling banyak dialami oleh anak-anak. Namun, selama demam tidak disertai gejala yang serius, kondisi ini termasuk hal yang wajar terjadi sebagai respon alami saat melawan infeksi virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Jika sudah begini, biasanya hampir sebagian besar orangtua akan memberikan pakaian, selimut, dan kaos kaki tebal pada anak untuk meredakan demamnya. Well actually, it’s a BIG NO, Moms!
Anggapan bahwa dengan memberikan pakaian atau selimut tebal pada anak saat demam akan membuat panas tubuhnya menurun adalah hal yang keliru. Memberikan pakaian dan selimut dengan bahan yang tebal justru bisa mencegah keluarnya panas dari dalam tubuh dan membuat panas tubuhnya semakin naik. Jika begini, demam akan semakin parah dan proses penyembuhannya bisa semakin lama.
Sebaliknya, cobalah untuk memberikan Si Kecil pakaian yang nyaman, berbahan tipis dan mudah menyerap keringat, dan hindari penggunaan topi (kupluk) serta kaos kaki saat anak demam. Jika Si Kecil merasa kedinginan, cukup berikan selimut dengan bahan yang tidak terlalu tebal dan menghindari untuk melapisinya dengan kain lainnya secara berlebihan. Dengan begini, panas tubuhnya dapat keluar dengan baik dan suhu tubuhnya perlahan menurun.
Selain memberikan pakaian dan selimut berbahan tebal, beberapa kesalahan lain yang seringkali dilakukan orangtua dalam mengatasi anak demam antara lain:
Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Demam Hanya Pada Malam Hari Saja
Jika mengompres menggunakan air hangat dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh Si Kecil saat demam saja belum bisa membuat panas tubuhnya turun, Moms bisa memberikan obat penurun demam yang mengandung Paracetamol sesuai dosisnya setiap empat jam sekali. Sebelum memberikan obat, pastikan untuk membaca kandungan obat yang tertera pada kemasannya, jangan berikan obat dengan kandungan aspirin yang hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa. Agar momen minum obat anak menjadi lebih menyenangkan, sebaiknya pilih produk obat penurun panas dalam bentuk sirup dengan rasa yang disukai anak-anak ya
Untuk memastikan suhu tubuhnya, Moms bisa melakukan pengecekan suhu secara berkala, yaitu setiap 30 menit atau satu jam setelah pemberian obat. Perlu diingat, demam biasanya hanya akan berlangsung selama dua hingga tiga hari lamanya. Jika demam berlangsung lebih lama atau naik turun dan disertai dengan gejala lainnya, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ya, Moms!
Artikel Lainnya:
Hati-hati si Kecil Terkena Flu Batuk Usai Libur Lebaran, Cegah dengan Cara Ini!
Untuk mencegah si Kecil terkena flu dan batuk setelah libur lebaran Moms bisa melakukan beberapa langkah pencegahan seperti berikut ini:
Kapan Sebaiknya Si Kecil Mulai Diajarkan Berpuasa?
Usia 3 tahun adalah usia yang tepat bagi si Kecil untuk merasakan suasana Ramadan. Lalu, bagaimana mengajarkan si Kecil berpuasa sesuai tahapan usianya?
Tips Memenuhi Kebutuhan Cairan Anak, Agar Tidak Demam Saat Berpuasa
Berikut ini adalah tips memenuhi kebutuhan cairan anak, agar tidak demam saat berpuasa!
JAWAB:
Dijawab pada 18/05/2017 pukul 17.05 oleh dr. Opy Diah Paramita, SpA