ARTIKEL

APAKAH CARA MENGOMPRES ANAK DEMAM YANG MOMS LAKUKAN SELAMA INI SUDAH BENAR

Wednesday, 16 March 2022

SHARE      

Apakah Cara Mengompres Anak Demam yang Moms Lakukan Selama ini Sudah Benar

Saat anak demam, mengompresnya menggunakan air hangat seringkali menjadi solusi utama untuk mengatasinya. Meski tak langsung membuat demam pada anak langsung hilang, setidaknya cara yang satu ini bisa membantu membuka pori-pori tubuh agar panas tubuh bisa keluar, sehingga proses penyembuhannya bisa berjalan lebih cepat. Namun, sudahkah cara mengompres yang selama ini Moms lakukan sudah benar? Yuk, cek sekarang juga!

                                                        

Mengompres menggunakan air hangat

Cara mengompres anak demam yang benar adalah dengan menggunakan kain bersih atau handuk kecil yang sudah dibasahi menggunakan air hangat. Sebagai catatan, pastikan suhu air yang Moms gunakan tidak melebihi panas tubuh Si Kecil saat mereka demam, ya. Contohnya, saat demam anak mencapai 39 derajat, maka gunakan air hangat dengan suhu antara 34-37 derajat untuk mengompresnya.

Hindari untuk mengompres anak menggunakan air dingin atau air es ya, Moms. Dilansir dari Hellosehat.com, demam merupakan cara tubuh untuk menjaga suhunya tetap normal. Namun, saat mengompres tubuh menggunakan air bersuhu dingin justru bisa dianggap sebagai ancaman oleh sistem imun, sehingga tubuh akan semakin meningkatkan suhunya dan demam tak kunjung turun. Selain itu, pastikan juga untuk beristirahat di ruangan tanpa AC (suhu ruangan) dan mandikan Si Kecil menggunakan air hangat agar demamnya cepat turun.

 

Baca Juga: Demam Anak Naik Turun Selama 2 Minggu

 

Mengompres di beberapa bagian tubuh yang tepat

Tak sembarang mengompres menggunakan air hangat, pastikan juga bahwa Moms sudah meletakkan kain kompresan di bagian tubuh yang tepat, yaitu di bagian dahi, leher, lipatan ketiak, dan lipatan paha (selangkangan) selama 10 menit agar lebih efektif. Dilansir dari Kompas.com, panas tubuh saat anak demam akan keluar melalui pembuluh-pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit, dan diantaranya adalah beberapa titik tadi.

Saat mengompres anak demam, cobalah untuk membuka baju Si Kecil dan memeras kain atau handuk yang digunakan agar tidak membasahi bajunya. Jika kain sudah tidak lagi hangat, rendam lagi ke dalam air hangat dan ulang proses mengompresnya ke beberapa bagian tubuh yang dianjurkan. Setelah selesai, berikan pakaian dengan bahan yang tidak terlalu tebal, mudah menyerap keringat, dan nyaman untuk digunakan oleh Si Kecil. Hindari memberikannya jaket, selimut, atau kaos kaki ya Moms, karena hal ini justru bisa menjebak panas tubuhnya tidak bisa keluar dan demam tak kunjung turun.

 

Mengompres dengan cara menyeka

Selain mengompres di bagian dahi, leher, lipatan paha, dan lipatan ketiak, Moms juga bisa mengompresnya dengan cara menyeka seluruh bagian tubuh anak demam dengan menggunakan air hangat. Tak hanya mengompres, cara yang satu ini juga bisa dijadikan solusi untuk memandikan anak saat demam. Namun, pastikan untuk segera mengelapnya hingga kering sehingga anak tidak kedinginan ya, Moms.

Setelah membaca cara mengompres anak demam di atas, apakah teknik yang Moms lakukan selama ini sudah benar? Tak cukup hanya dengan mengompresnya menggunakan air hangat, Moms juga bisa mengatasi anak demam dengan memberikannya obat penurun panas yang sesuai usianya dan memiliki kandungan Paracetamol yang bereaksi lebih cepat meredakan demam anak. Nah, agar momen minum obatnya menjadi lebih menyenangkan, sebaiknya pilih obat khusus anak-anak yang umumnya memiliki rasa buah yang disukainya. Dengan begini, proses penyembuhannya bisa berjalan lebih cepat dan Moms tak perlu panik lagi anak demam, deh.

Artikel Lainnya: Anak Demam Saat Berpuasa, Sebaiknya Apa yang Harus Moms Lakukan?

bodrexin demam forte

  BACA JUGA

Penting Diketahui! Aturan Memberikan Obat Flu & Batuk Pada Anak

Selain mencukupi kebutuhan nutrisi dan istirahat pada anak, cara lain yang bisa kita lakukan untuk meredakan flu dan batuk yang dialami oleh Si Kecil adalah dengan memberikannya obat.

Artikel27/06/2022

Penyebab Anak Batuk Pilek Terjadi Berulang, Alergi atau Virus Ya?

Tak hanya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri, batuk pada anak juga bisa terjadi sebagai tanda alergi. Lalu, bagaimana membedakannya?

Artikel17/05/2022

Batuk Pada Anak Terjadi Lebih dari Satu Minggu, Berbahayakah?

Batuk pada anak menjadi salah satu kondisi kesehatan yang sangat dikhawatirkan oleh sebagian besar orang tua. Apa yang harus Moms lakukan?

Artikel09/05/2022