ARTIKEL

PENGARUH DEMAM PADA DAYA TAHAN TUBUH ANAK, BERBAHAYAKAH?

Friday, 20 March 2020

SHARE      

Pengaruh Demam Pada Daya Tahan Tubuh Anak, Berbahayakah?

Bunda, hingga saat ini demam menjadi kasus yang paling banyak dialami oleh anak-anak. Seorang anak bisa dikatakan demam jika suhu tubuhnya mencapai 37,5 derajat celcius atau bahkan lebih. Biasanya demam ini dipicu oleh beberapa hal, mulai dari kontak langsung dengan banyak orang di mana mungkin saja diantaranya ada yang sedang tidak sehat, daya tahan tubuh dalam kondisi lemah, atau akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus dan bakteri. Meski demam merupakan hal yang wajar terjadi sebagai reaksi alamiah tubuh dalam melawan infeksi bakteri, namun Bunda harus tetap waspada karena kondisi yang satu ini juga sangat berpengaruh pada daya tahan tubuh anak, bahkan jika tidak ditangani dengan baik bisa memicu timbulnya penyakit yang lebih serius.

Pengaruh Demam pada Daya Tahan Tubuh Anak

Menurut artikel yang dimuat dalam laman online situs kesehatan Halodoc, demam yang terjadi pada anak biasanya juga diikuti dengan gejala lainnya, seperti kesadaran menurun, tubuh menjadi lebih lemas, sensitif terhadap cahaya terang, lebih sering tidur dan sulit untuk dibangunkan, mengalami kebingungan, adanya gangguan pernapasan, muntah, diare, hingga yang lebih parah adalah kejang dan kemungkinan munculnya penyakit yang lebih serius akibat daya tahan tubuh yang lemah.

Oleh karena itu, penting sekali untuk orang tua seperti kita agar tidak panik saat demam mulai menyerang anak dan bisa melakukan pertolongan pertama untuk menurunkan panasnya. Jika demam anak masih belum terlalu parah, Bunda bisa langsung melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Mengompres menggunakan air hangat di bagian ketiak dan lipatan paha
  • Memastikan anak beristirahat dengan cukup
  • Memakaikan pakaian tipis dan longgar pada anak
  • Membuka jendela agar sirkulasi udara lancar dan anak bisa menghirup udara sejuk
  • Membaluri punggung anak dengan parutan bawang merah untuk mengeluarkan panas tubuh

Selain beberapa cara di atas, Bunda juga bisa memberikan obat penurun demam yang mengandung Paracetamol seperti bodrexin Demam Sirup yang sudah dipercaya secara turun-temurun untuk menurunkan demam anak. Tak hanya itu, bodrexin Demam Sirup juga mampu meredakan nyeri, sakit kepala, dan sakit gigi yang biasanya muncul saat demam. Hadir dalam kemasan sirup rasa jeruk yang disukai anak-anak, bodrexin Demam Sirup membuat momen minum obat menjadi lebih menyenangkan, sehingga mereka akan lebih semangat untuk kembali beraktivitas seperti sediakala.

Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter?

Pengaruh demam pada daya tahan tubuh anak tentu hal yang tidak boleh kita remehkan. Jika dengan memberikan obat dan beberapa cara di atas anak belum menunjukkan perubahan yang signifikan, segera bawa Si Kecil ke dokter jika mereka menunjukkan hal berikut ini:

  • Kondisinya semakin lesu
  • Muntah berulang kali dan disertai sakit kepala
  • Demam melebihi 38,5 derajat celcius dan berlangsung selama tiga hari
  • Kontak mata yang semakin menurun
  • Mengalami kejang

Yuk, jadi orang tua siaga dengan melengkapi persediaan obat di rumah dengan bodrexin Demam Sirup sebagai pertolongan pertama anak demam dan buat harinya kembali berwarna.

  BACA JUGA

Si Kecil Demam? Waspadai Beberapa Kondisi Berikut Ini Ya, Moms!

Demam ini terjadi sebagai bentuk respon tubuh terhadap virus atau bakteri yang masuk dan menyebabkan naiknya suhu tubuh pada anak. Namun, meski demam tergolong sebagai hal yang wajar terjadi, waspadai juga beberapa kondisi berikut ini yang mungkin akan me

Artikel29/03/2021

Cara Menurunkan Demam Anak yang Keliru Dilakukan. Hmm, Apa Saja Ya?

Saat anak sakit demam, orang pertama yang akan merasa panik dan cemas tentu adalah sosok ibu. Dalam situasi seperti inilah biasanya berbagai cara menurunkan demam anak akan kita cari tahu dan lakukan semaksimal mungkin.

Artikel15/03/2021

Penting, Intip Cara Mengatasi Anak Demam Saat Perubahan Cuaca

Anak demam saat perubahan cuaca adalah hal yang cukup membuat sebagian besar orangtua merasa panik. Jika sudah begini, apa yang harus Moms lakukan?

Artikel03/03/2021