Malam sudah larut, tiba-tiba tubuh Si Kecil terasa
hangat — wajahnya memerah, matanya mulai sayu. Rasanya pasti ingin segera
menurunkan panasnya supaya ia bisa tidur nyenyak lagi, ya, Bunda. Tenang, demam
yang muncul tiba-tiba di malam hari adalah hal yang umum terjadi dan tidak
selalu berbahaya. Dalam kondisi seperti ini, memberikan paracetamol bisa
menjadi langkah aman dan efektif untuk membantu menurunkan suhu tubuh anak. Kandungan
obat ini sudah lama dipercaya oleh para dokter dan orang tua karena mampu
menurunkan panas dengan cepat dan membuat anak kembali merasa nyaman untuk
beristirahat.
Kenapa Anak Sering Panas di Malam Hari?
Bunda, ketika Si Kecil
tiba-tiba demam di malam hari, itu belum tentu tanda penyakitnya makin parah,
ya. Ada beberapa alasan alami dan umum yang bisa menjelaskannya:
1. Alami tubuh (sirkadian): Secara alami,
suhu tubuh manusia memang cenderung naik di malam hari, biasanya mulai sekitar
pukul 6 sore hingga tengah malam. Kalau anak sedang melawan infeksi,
peningkatan suhu ini bisa terasa lebih tinggi dari biasanya.
2. Kelelahan setelah seharian beraktivitas: Anak yang banyak
bergerak, bermain, dan belajar sepanjang hari bisa mengalami kelelahan fisik,
dan hal ini bisa membuat suhu tubuhnya sedikit naik menjelang malam.
3. Kerja sistem imun di malam hari: Saat tidur, tubuh
anak aktif memperbaiki diri dan melawan infeksi. Sistem kekebalan melepaskan
zat kimia tertentu untuk melawan kuman, dan inilah yang membuat suhu tubuh naik
sebagai bagian dari reaksi alami tubuh.
4. Suhu kamar atau pakaian yang terlalu panas:
Ruangan
yang tertutup rapat tanpa sirkulasi udara, atau pakaian tidur yang terlalu
tebal, bisa membuat tubuh anak terasa lebih panas dari seharusnya.
5. Infeksi ringan seperti flu atau radang
tenggorokan: Kadang gejala seperti pilek, batuk, atau radang tenggorokan terasa lebih
parah di malam hari, termasuk suhu tubuh yang ikut naik karena infeksi sedang
aktif dilawan oleh tubuh.
Paracetamol: Pilihan Aman Saat Anak Panas di Malam
Hari
Saat suhu tubuh Si Kecil
mencapai 38°C atau lebih dan mulai terlihat rewel, sulit tidur, atau tidak
nyaman, paracetamol menjadi pilihan yang aman dan efektif untuk membantu
menurunkan panasnya. Obat ini sudah lama digunakan dan direkomendasikan oleh
dokter anak karena keamanannya yang teruji.
Berbagai penelitian juga
membuktikan bahwa paracetamol aman digunakan pada anak-anak bila sesuai dosis,
dengan efek samping yang sangat jarang terjadi. Studi yang diterbitkan di
Frontiers in Pediatrics dan The Cochrane Database of Systematic Reviews bahkan
menegaskan bahwa paracetamol tetap menjadi pilihan pertama untuk menurunkan
demam anak karena efektivitas yang baik. Beberapa keunggulannya antara lain:
1.
Cepat
diserap tubuh, efeknya bisa terasa dalam 30 menit.
2.
Aman
untuk lambung, tidak menimbulkan iritasi.
3.
Tidak
menyebabkan kantuk, sehingga anak tetap bisa beraktivitas normal setelah suhu
tubuh turun. Gunakan sesuai dosis berdasarkan berat badan (sekitar 10–15 mg/kg
berat badan setiap 4–6 jam bila diperlukan) dan hindari pemberian ganda dari
dua produk yang sama-sama mengandung paracetamol.
Paracetamol adalah pilihan tepat dan aman untuk
membantu menurunkan demam naik turun pada anak. Dengan dosis yang sesuai dan
pemantauan cermat, Si Kecil bisa kembali aktif dan ceria. Mom bisa berikan obat
demam anak yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi sejak 1971, cepat
turunkan berbagai macam demam dan dapat diminum sebelum makan.