Perjalanan mudik sering menjadi momen yang
paling ditunggu keluarga, termasuk oleh si Kecil. Berkumpul dengan sanak
saudara, menikmati suasana kampung halaman, hingga menciptakan kenangan baru
bersama anak tentu terasa menyenangkan. Namun di balik kegembiraan tersebut,
perjalanan mudik yang panjang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi kondisi
fisik si Kecil.
Tubuh anak umumnya masih dalam tahap
perkembangan sehingga sistem kekebalan tubuhnya belum sekuat orang dewasa.
Situasi perjalanan yang panjang dan melelahkan dapat membuat anak lebih mudah
mengalami kelelahan atau tertular penyakit.
Sebuah studi dalam jurnal Pediatrics
menyebutkan bahwa perubahan rutinitas tidur, paparan lingkungan baru, serta
kontak dengan banyak orang dapat meningkatkan risiko infeksi pada anak selama
perjalanan. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh anak tetap prima sebelum dan
selama perjalanan menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan. Sebelum
berangkat mudik, yuk cek dulu beberapa hal penting berikut ini.
Pastikan anak memiliki waktu tidur yang
cukup sebelum hari keberangkatan. Anak yang kurang tidur cenderung lebih mudah
rewel, lelah, dan daya tahan tubuhnya menurun.
Selama perjalanan, usahakan tetap memberi
waktu istirahat yang cukup. Jika menggunakan kendaraan pribadi, Moms bisa
menjadwalkan berhenti setiap beberapa jam agar anak dapat meregangkan tubuh,
berjalan sebentar, atau sekadar menghirup udara segar.
Tidur yang cukup juga terbukti berperan
penting dalam menjaga sistem imun anak. Penelitian dalam Journal of Clinical
Sleep Medicine menunjukkan bahwa kualitas tidur yang baik membantu tubuh
mempertahankan respons imun terhadap infeksi.
Makanan yang tersedia di rest area
atau tempat pemberhentian belum tentu sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak.
Karena itu, sebaiknya Moms menyiapkan bekal makanan sehat dari rumah.
Beberapa pilihan bekal praktis yang bisa
dibawa antara lain:
1.Potongan buah segar
2.Roti atau sandwich
3.Biskuit sehat
4.Susu dan air putih yang cukup
Bekal makanan sehat dapat membantu menjaga
energi anak selama perjalanan sekaligus mengurangi risiko gangguan pencernaan
akibat makanan yang kurang higienis.
Selama mudik, anak akan sering menyentuh
berbagai permukaan seperti kursi kendaraan, pegangan pintu, atau fasilitas umum
lainnya. Tanpa disadari, kuman dan virus bisa berpindah melalui tangan yang
kotor.
Karena itu, Moms perlu membiasakan anak untuk mencuci tangan
secara rutin, terutama sebelum makan. Jika tidak tersedia air dan sabun,
gunakan hand sanitizer sebagai alternatif.
Menurut Centers for Disease Control and
Prevention (CDC), mencuci tangan secara rutin merupakan salah satu cara
paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi, termasuk pada
anak-anak.
Demam bisa muncul kapan saja, termasuk saat
perjalanan jauh. Kondisi ini bisa terjadi karena kelelahan, perubahan cuaca,
atau infeksi ringan. Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk membawa perlengkapan kesehatan dasar
dalam tas perjalanan.
Selain termometer dan tisu basah, Moms juga bisa menyiapkan obat demam dengan
kandungan Paracetamol dalam format tablet kunyah yang praktis. Jenis obat
ini lebih mudah diberikan kepada anak karena tidak perlu ditelan utuh dan
karena kandungan paracetamolnya dapat dikonsumsi sebelum makan, sehingga
lebih fleksibel saat digunakan selama perjalanan.
Dengan
membawa obat demam yang praktis,Moms
dapat lebih tenang jika sewaktu-waktu si Kecil mengalami demam di tengah
perjalanan. Moms, perlu percayakan pada obat demam anak yang dipercaya dari
generasi ke generasi sejak 1971.
Perjalanan mudik bersama anak memang
membutuhkan persiapan ekstra. Namun dengan persiapan dan kehati-hatian yang
Moms lakukan, perjalanan bisa tetap nyaman dan menyenangkan bagi seluruh
keluarga. Si Kecil pun tetap sehat dan aktif hingga tiba di kampung halaman.
Artikel Lainnya:Anak Demam Naik Turun? Kandungan Paracetamol Terbukti Efektif dan Aman Dikonsumsi
Daftar Pustaka