ARTIKEL

ANAK BISA DEMAM AKIBAT 5 AKTIVITAS INI!

Monday, 28 August 2017

SHARE      

Anak Bisa Demam Akibat 5 Aktivitas ini!

Demam pada anak usia sekolah memang bisa muncul kapan saja. Walaupun Moms dan suami sudah berusaha menjaga Buah Hati dengan saksama, ada kalanya tiba-tiba ia tetap demam juga. Contohnya akibat aktivitas berikut ini :

  1. Bermain hujan
    Rintik hujan yang turun di halaman rumah atau halaman sekolah terkadang menjadi semacam “magnet” untuk anak-anak bermain. Setelah bermain air hujan, tidak sedikit anak kecil yang jatuh sakit, dan panas tubuhnya jadi meningkat. Ini bisa terjadi karena air hujan bereaksi dengan gas polutan sulfur dioksida dan nitrogen oksida di udara perkotaan, sehingga air hujan (apalagi hujan pertama setelah berhari-hari) sifatnya lebih asam dari air biasa. Ditambah udara dingin saat hujan, air yang menempel pada tubuh si buah hati jika tidak cepat dibilas, bisa mengganggu kekebalan tubuh
     
  2. Minum es saat mulai radang tenggorokan
    Air es memang tidak langsung menyebabkan penyakit, tetapi minum air es bisa membuat tenggorokan Buah Hati terasa lebih gatal serta merangsang refleks batuk. Jika sebelumnya ia sedang radang tenggorokan, minum air es bisa memperparah radangnya dan memicu demam. Sebaiknya Moms beri pengertian kepadanya agar menolak minum es saat sedang radang.
  1. Bermain dengan teman sekolah yang sedang sakit
    Ketika di sekolah, bisa saja si Buah Hati terpapar kuman dari teman yang sedang sakit. Jika kekebalan tubuh Buah Hati belum terlatih atau tidak kuat, maka ia pun rentan tertular. Sebaiknya Buah Hati diberi pemahaman tentang penularan sakit, seperti dari udara, dari makan atau minum dengan peralatan yang sama, dan lainnya. Hal ini akan menumbuhkan kesadaran Buah Hati sejak dini untuk menjaga kesehatannya sendiri, sekalipun ia berada di luar pengawasan Moms! Di samping itu, berikan juga Buah Hati makanan bergizi seimbang dan kaya vitamin C agar daya tahan tubuhnya lebih kuat.
     
  2. Terlalu lelah bermain
    Memang rasanya senang melihat anak yang aktif, ceria, asyik bermain seharian. Namun, Moms harus tetap membatasi waktu bermain agar ia tidak melewatkan waktu tidur siang dan malamnya tidak terlalu kelelahan. Aktivitas yang berlebihan dapat menurunkan imunitas sehingga Buah Hati rentan terkena demam. Di samping itu, aktivitas anak yang terlalu aktif juga bisa menimbulkan inflamasi pada otot tubuhnya, sehingga tubuh terasa letih dan menimbulkan demam sebagai reaksi imun pada tubuh.
     
  3. Jarang cuci tangan
    Setelah bermain atau bepergian, pastilah tubuh Buah Hati perlu dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya yang menempel. Terutama bagian tangannya. Buah Hati yang tidak terbiasa mencuci tangan bisa tanpa sadar memasukkan kuman penyakit saat ia makan atau menempelkan tangan ke mulut. Kuman penyakit ini bisa menyerang sistem kekebalan tubuh dan menimbulkan infeksi, dengan salah satu gejalanya yaitu Demam! Jadi biasakan Buah Hati untuk menjaga kebersihan tubuhnya ya Moms.
  BACA JUGA

Demam Pada Anak Naik Turun, Pertanda Demam Berdarah?

Demam pada anak naik turun, Apakah Si Kecil mengalami gejala demam berdarah? SImak gejala dan Pemeriksaan darah yang dilakukan saat demam

Artikel25/08/2021

Tanda Demam Pada Anak Mulai Berbahaya dan Perlu Dibawa ke Dokter

Anak demam belum pulih dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, Moms perlu waspada jika anak juga mengalami beberapa gejala penyerta berikut ini.

Artikel19/08/2021

Demam Pada Anak Tak Kunjung Turun, Perhatikan Juga Gejala Penyertanya Ya, Moms!

Demam bisa jadi menandakan kalau Si Kecil mengalami kondisi kesehatan tertentu. Untuk mengetahuinya, simak gejala penyerta untuk mengetahui kemungkinan penyakit yang ia derita berikut ini ya, Moms!

Artikel13/08/2021