ARTIKEL

TRIK MEMBUJUK ANAK MINUM OBAT

Friday, 22 September 2017

SHARE      

Trik Membujuk Anak Minum Obat

Anak yang menolak minum obat memang jadi tantangan buat orangtua. Melihatnya menangis membuat kita kasihan, tapi kalau tidak minum obat ia tak kunjung sembuh juga. Jika dipaksa, Buah Hati bisa jadi trauma. Namun jika dibiarkan, waktu minum obat bakal jadi lama. Namun jangan putus asa, 5 trik ini bisa dicoba untuk membujuk mereka :

Janjikan reward
Coba semangati anak untuk buka mulut dan menelan obat dengan menjanjikannya bentuk-bentuk hadiah yang mereka sukai. Misal dengan memberinya stiker keren untuk ditempel di papan setiap kali minum obat antibiotik, sehingga setelah dosis selesai, ia memiliki koleksi stiker yang bisa ia banggakan. Setelah mereka menurut, jangan lupa menepati janji ini ya. Jika tidak, kelak mereka tidak akan percaya lagi pada perkataan kita dan trik ini pun bisa jadi tak mempan lagi.

Tutupi rasa obat
Beberapa obat yang rasanya pahit atau meninggalkan after taste yang aneh bisa jadi “musuh besar” bagi Buah Hati yang sedang sakit. Untuk mencegah rasa ini tak tertinggal lama di mulut, berikan Buah Hati sesendok gula atau segera setelah obat berhasil ditelan. Setelah itu berikan Buah Hati minum air putih. Dengan cara ini rasa obat yang tidak enak ini akan segera terbilas.

Berikan permen kunyah
Untuk anak yang sama sekali tidak mau menelan obat cair, Moms bisa coba letakkan permen kunyah berukuran kecil di tengah sendok berisi obat. Suapkan seperti biasa, tanpa dipaksa. Nanti sambil ia mengunyah permen kecil ini, dengan sendirinya obat pun ikut tertelan. Namun perhatikan juga agar permen ini tak mengandung susu, karena bisa mengurangi efektivitas obat, terutama antibiotik. Pastikan juga Buah Hati tak menelan permen ini bulat-bulat ya! Selain itu, memberikan obat yang dicampur dengan asupan berbentuk padat bisa berpotensi menurunkan efektivitas obat, jadi hanya gunakan trik ini dalam keadaan terpaksa ya Moms.

Dimasukkan ke suntikan
Yang dimaksud di sini adalah suntikan yang tidak ada jarumnya, jadi tenang saja Moms, walaupun alat yang dipakai berupa suntikan, tapi nggak ada suntik menyuntik kok. Kenapa suntikan? Pertama, karena suntikan memiliki takaran yang tepat. Kedua, mekanismenya memanfaatkan ruang vakum, di mana isi suntikan bisa didorong tanpa ada sisa yang tertinggal. Nah, agar tidak tumpah-tumpah saat diberikan ke anak, perhatikan arah menyemprot suntikannya yaitu ke dinding pipi. Semprotkan perlahan lalu biarkan anak menelannya.

Jika bisa, pilih obat dengan rasa yang ia suka
Terkadang ada anak yang lebih suka tablet hisap karena dirasa bagaikan makan permen. Namun ada juga anak yang suka obat sirup karena lebih cepat ditelan habis. Jika memungkinkan, coba konsultasikan ke dokter anak Anda untuk meresepkan obat-obatan dengan bentuk yang sesuai dengan Buah Hati Anda. Beberapa obat khusus anak memiliki beberapa bentuk yang bisa kita pilih. Seperti bodrexin, yang memiliki varian Sirup dan Tablet hisap dengan rasa jeruk favorit anak-anak! Untuk anak di bawah 3 tahun, Anda juga bisa memberikannya bodrexin Demam Drops yang hadir dengan alat bantu pipet di dalam kemasannya! bodrexin dengan kandungan Paracetamol sudah dipercaya puluhan tahun oleh keluarga Indonesia untuk membantu menurunkan panas demam Buah Hati.

  BACA JUGA