ARTIKEL

BUNDA, YUK KENALI PENYEBAB DEMAM TINGGI PADA ANAK DAN CARA MENGATASINYA BERIKUT INI

Friday, 27 March 2020

SHARE      

Bunda, Yuk Kenali Penyebab Demam Tinggi Pada Anak dan Cara Mengatasinya Berikut Ini

Sebagai orang tua siaga, wajib hukumnya untuk mengetahui penyebab demam tinggi pada anak, diantaranya karena adanya infeksi bakteri dan virus, perubahan cuaca dan suhu ruangan, hingga efek samping dari imunisasi yang dilakukan. Namun tenang Bunda, demam yang dialami oleh Si Kecil merupakan hal yang wajar terjadi sebagai respon alami tubuh saat melawan virus dan bakteri. Dalam kondisi inilah sistem kekebakan tubuh bekerja dan saraf otak mengirimkan sinyal untuk meningkatkan suhu tubuh. Tak perlu panik dan terburu-buru membawanya ke dokter, simak beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk meredakan demam Si Kecil berikut ini.

Mencukupi Kebutuhan Cairan

Saat demam terjadi, cairan dalam tubuh akan cenderung lebih cepat untuk menguap. Jika dibiarkan begitu saja, maka akan meningkatkan risiko dehidrasi pada anak. Oleh karena itu, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah selalu berada di sampingnya dan membujuk Si Kecil agar minum air putih yang cukup untuk menghidrasi tubuhnya ya, Bunda. Pastikan juga bahwa Si Kecil mendapatkan istirahat yang cukup setiap malamnya agar daya tahan tubuhnya kembali seperti semula.

Mengompres dengan Air Hangat

Langkah selanjutnya adalah mengompres beberapa bagian tubuh Si Kecil, seperti dahi dan lipatan pembuluh darahnya (lipatan ketiak dan paha) menggunakan handuk atau kain bersih yang sudah dibasahi menggunakan air hangat agar panas tubuhnya bisa keluar dari pori-pori tubuh. Lakukan hal ini setidaknya tiga kali dalam satu hari sampai panasnya berkurang.

Pastikan Si Kecil Memakai Pakaian yang Tidak Terlalu Tebal

Banyak orang beranggapan bahwa menyelimuti anak saat demam adalah cara yang tepat untuk menurunkan panas tubuhnya. Namun sebaliknya, tindakan yang satu ini justru bisa membuat panas tubuh semakin naik. Oleh karena itu, hindari untuk menyelimuti anak saat mereka demam ya, Bunda. Selain itu, berikan Si Kecil pakaian yang tipis, longgar, dan nyaman agar panas tubuhnya dapat keluar dengan baik, namun pastikan bahwa posisi tidurnya tidak menghadap AC atau kipas angina secara langsung agar panasnya tidak semakin naik, ya.

Menjaga Sirkulasi Udara dalam Ruangan

Ruangan dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi juga bisa menjadi salah satu penyebab demam tinggi pada anak, karena pada kondisi inilah virus dan bakteri bisa berkembang dengan sangat cepat. Oleh karena itu, menjaga sirkulasi udara di dalam kamar Si Kecil adalah hal yang sangat penting. Caranya adalah dengan memasang diffuser atau bisa juga dengan membuka jendela kamar agar Si Kecil tetap bisa menghirup udara segar.

Memberikan Obat Penurun Panas

Usaha lain yang bisa Bunda lakukan untuk menurunkan demam anak adalah dengan memberikannya obat penurun panas seperti bodrexin Demam Sirup yang hadir dalam kemasan sirup rasa jeruk yang disukai oleh anak-anak. Sudah dikenal dan dipercaya dari generasi ke generasi, bodrexin Demam Sirup sangat cocok untuk membantu Bunda dalam menurunkan panas demam, meredakan rasa nyeri setelah imunisasi, dan juga sakit kepala Si Kecil berkat kandungan Paracetamol di dalamnya. Momen minum obat anak jadi makin menyenangkan deh, Bunda.

 

Pastikan untuk selalu menjadikan bodrexin Demam Sirup sebagai pertolongan pertama anak demam sekaligus berjaga-jaga di cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Namun, jika demamnya melebihi 38,5 derajat celcius dan menimbulkan kejang pada Si Kecil, langkah terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memeriksakannya langsung pada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  BACA JUGA

Mengintip Manfaat Kandungan bodrexin Untuk Meringankan Flu dan Batuk Anak

Memilih obat flu dan batuk untuk anak bukanlah hal yang bisa dilakukan dengan sembarangan. Hal utama yang harus Bunda perhatikan adalah kandungan bahan yang ada di dalamnya.

Artikel16/11/2020

Bunda, Yuk Bedakan Antara Sakit Pilek dan Flu Serta Batuk Biasa dengan yang Terpapar COVID-19

penting sekali untuk bedakan antara sakit pilek dan flu serta batuk biasa dengan yang terpapar COVID-19. Apa saja, ya?

Artikel26/10/2020

Solusi Saat Buah Hati Terserang Flu dan Batuk

Selain dengan berbagi informasi dengan saudara, teman, dan mengonsultasikannya langsung dengan dokter, simak beberapa tips yang juga bisa Bunda lakukan berikut ini.

Artikel21/10/2020