ARTIKEL

KAKAK DAN ADIK SERING TAK AKUR? INI CARA MENGATASINYA

Wednesday, 18 November 2015

SHARE      

Kakak dan Adik Sering Tak Akur? Ini Cara Mengatasinya

Aduh, si adik berantem lagi sama kakaknya padahal baru tadi saja dilerai. Masalahnya nyaris selalu sama: rebutan mainan. Tidak ada yang mau mengalah. Ujungnya selalu sama, dua-duanya menangis keras. Duh! Pusing ya Moms!

Hobi berantem atau musuhan antara kakak dan adik adalah kasus yang lumrah terjadi di setiap keluarga. Ada banyak pemicu pertengkaran antara kakak dan adik. Bisa karena si adik sirik karena mainan kakaknya, atau si kakak merasa kesal karena diganggu adiknya. Kenapa ya mereka sulit sekali akur? Yuk introspeksi Moms jangan-jangan pola asuh kita juga memicu pertengkaran di antara mereka. Apa yang sebaiknya dilakukan?

1. Tidak membandingkan
Jangan membandingkan kakak dengan adiknya atau sebaliknya. Termasuk meminta mereka mencontoh yang lainnya. Setiap anak unik, mempunyai sikap dan kepribadian sendiri, sangat tidak adil jika mereka harus dibandingkan. Selain bisa memicu pertengkaran lain, anak juga akan merasa terluka dan tidak percaya diri. Daripada kita membandingkan kakak dengan adik, lebih baik jika kita memuji mereka atas bakat dan keberhasilan mereka masing-masing.

2. Adil itu bukan sama rata
Mungkin si adik sirik karena kakak mempunyai boleh pergi bermain ke rumah temannya atau si kakak kesal karena dia merasa Moms lebih perhatian kepada adik. Beri pengertian pada anak, dengan bahasa yang dimengerti anak bahwa adil itu tidak berarti harus sama rata. Jelaskan bahwa kakak dan adik memiliki hak yang berbeda karena usia atau kebutuhan mereka juga berbeda, bukan karena pilih kasih.

3. Jangan memihak
Jika kakak dan adik berantem dan membuat si adik menangis, jangan langsung memarahi si kakak ya Moms. Hanya karena kakak lebih tua bukan berarti dia langsung salah atau harus mengalah. Perilaku ini hanya akan membuat anak terluka dan mengganggap Moms lebih sayang dengan adiknya. Oleh karena itu, jika kakak adik berantem, dengarkan dahulu alasan keduanya dulu ya Moms.

4. Main bareng
Setiap minggu rencanakan kegiatan-kegiatan menyenangkan bersama untuk si kakak dan adik untuk mengajarkan mereka cara berkomunikasi dan bekerja sama tanpa berkompetisi. Oh ya, jika Moms melihat si kakak dan adik asyik main bareng, jangan lupa dipuji ya! Semoga dengan tips ini para buah hati tidak berantem lagi ya Moms.

Foto : Shutterstock
  BACA JUGA

Demam Pada Anak Naik Turun, Pertanda Demam Berdarah?

Moms, demam pada anak naik turun biasanya disebabkan virus bakteri yang menyerang tubuh/ gejala dari demam berdarah. Bagaimana cara mengatasinya?

Artikel25/08/2021

Tanda Demam Pada Anak Mulai Berbahaya dan Perlu Dibawa ke Dokter

Anak demam belum pulih dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, Moms perlu waspada jika anak juga mengalami beberapa gejala penyerta berikut ini.

Artikel19/08/2021

Demam Pada Anak Tak Kunjung Turun, Perhatikan Juga Gejala Penyertanya Ya, Moms!

Demam bisa jadi menandakan kalau Si Kecil mengalami kondisi kesehatan tertentu. Untuk mengetahuinya, simak gejala penyerta untuk mengetahui kemungkinan penyakit yang ia derita berikut ini ya, Moms!

Artikel13/08/2021