ARTIKEL

CARA MENGAJARKAN SOPAN SANTUN PADA ANAK

Wednesday, 18 November 2015

SHARE      

Cara Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak

Semua orang pasti senang melihat jika anaknya berperilaku sopan, tetapi memang tidak mudah mengajarkan anak keterampilan sosial yang satu ini. Eits, tapi jangan menyerah dulu ya Moms, bagaimanapun belajar sopan santun itu sangat penting. Selain bisa menanamkan sikap baik, sopan santun ternyata juga bisa membantu membangun kepercayaan diri sang anak serta mengasah kemampuannya bersosialisasi. Memang prosesnya tidak instan, tapi Moms bisa melakukan tips berikut.

Jadilah Teladan
Anak belajar dengan meniru. Mereka mengulang apa yang mereka dengar dan melakukan apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, sebelum kita mengajarkan anak sopan santun, kita harus terlebih dahulu menjadi contoh nyata bersikap sopan. Ingat Moms! Si kecil selalu mengawasi Moms lho.

Tanamkan "Magic Words"
Moms, penting sekali si kecil mengetahui “magic words” sejak dini. Apakah “magic words” itu? Mereka adalah kata-kata seperti “tolong”, “maaf”, “permisi”, “terima kasih”, dan “sama-sama”. Jelaskan kepada mereka kapan harus menggunakan kata-kata ini dan mengapa menggunakannya itu penting ya Moms.

Latihan di Rumah
Selain diajarkan secara teori dan dimodelkan oleh Moms, si kecil juga harus sering -sering praktik di rumah lho. Luangkan waktu untuk memperagakan situasi-situasi tertentu bersama anak. Misalnya, meminta anak mempraktikkan cara menjawab telepon dengan sopan atau tata cara sopan santun bertamu. Buat seperti permainan ya Moms, biar si kecil lebih tertarik untuk belajar.

Sabar
Mengajarkan anak sopan santun adalah proses yang sulit dan panjang. Karena usianya yang masih kecil, mungkin dia sering lupa mempraktekan apa yang sudah diajarkan. Misalnya, pada waktu mengunjungi saudara, ia rewel, cemberut, atau tidak mau menyapa. Di saat seperti ini, Moms tidak boleh berteriak atau menyalahkannya. Tegur saja dengan sopan dan ingatkan apa yang harusnya dilakukan. Jika ia masih saja sering lupa, jangan menyerah Moms dan ingatkan lagi, lagi, dan lagi! Ada kalanya juga si kecil rewel atau cemberut terus karena sakit. Dicek ya Moms mungkin si kecil demam. Jika iya, Moms boleh mencoba memberikan si kecil bodrexin Tablet yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi untuk menurunkan panas demam dan meredakan rasa nyeri. Dosisnya juga bisa disesuaikan dengan umur anak: 1 tablet untuk usia 2-3 tahun, 2 tablet untuk usia 4-5 tahun, dan 3 tablet untuk 6-8 tahun. Moms tidak perlu takut anak rewel atau menolak makan obat juga karena tabletnya berupa tablet kunyah rasa jeruk manis yang bisa dikulum seperti permen. Sopan santun adalah keterampilan sosial yang sangat penting untuk kepercayaan diri dan kesuksesan anak dalam hidup. Walaupun prosesnya panjang dan sulit, jangan menyerah ya Moms!

Foto : Shutterstock

  BACA JUGA

Demam Pada Anak Naik Turun, Pertanda Demam Berdarah?

Demam pada anak naik turun, Apakah Si Kecil mengalami gejala demam berdarah? SImak gejala dan Pemeriksaan darah yang dilakukan saat demam

Artikel25/08/2021

Tanda Demam Pada Anak Mulai Berbahaya dan Perlu Dibawa ke Dokter

Anak demam belum pulih dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, Moms perlu waspada jika anak juga mengalami beberapa gejala penyerta berikut ini.

Artikel19/08/2021

Demam Pada Anak Tak Kunjung Turun, Perhatikan Juga Gejala Penyertanya Ya, Moms!

Demam bisa jadi menandakan kalau Si Kecil mengalami kondisi kesehatan tertentu. Untuk mengetahuinya, simak gejala penyerta untuk mengetahui kemungkinan penyakit yang ia derita berikut ini ya, Moms!

Artikel13/08/2021