ARTIKEL

KARAKTERISTIK DEMAM : TYPHOID/TIPES

Monday, 29 May 2017

SHARE      

Karakteristik Demam : Typhoid/Tipes

Penyakit tipes di Indonesia adalah salah satu penyakit yang sering salah dipahami. Umumnya kita salah kaprah menyebut penyakit demam tifoid sebagai sakit tifus (typhus), padahal penyakit typhus yang dimaksud merupakan penyakit yang berbeda dan penyebabnya pun beda pula. Penyakit demam tifoid umumnya diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi yang menginfeksi usus halus, sedangkan penyakit tifus disebabkan bakteri Rickettsia yang tersebar melalui kutu hewan. Lalu mengapa namanya mirip? Ini karena gejala demam tifoid yang kita kenal itu ternyata mirip dengan gejala tifus. Yuk mulai mengganti penyebutan tipes dengan penyakit demam tifoid. Kenali juga seperti apa sih demam tifoid ini :

Ciri-ciri demam :

  • Muncul secara tiba-tiba : Demam tinggi mendadak, dan makin parah dalam 1-2 hari.
  • Suhu naik turun :
    • Dalam minggu pertama, suhu tubuh meningkat pada sore dan malam hari, dan menurun di pagi hari.
    • Dalam minggu kedua, demam tidak turun-turun.
    • Lalu pada minggu ketiga suhu akan menurun dan perlahan kembali normal.
  • Suhu tinggi : bisa mencapai 40 derajat Celcius
  • Berkepanjangan : pada kasus-kasus yang khas, demam bisa berlangsung sampai 3 minggu.

Selain Demam dengan karakteristik tersebut, Buah Hati juga akan mengalami gejala-gejala lain, di antaranya: lidah ditutupi selaput putih / lidah kotor dengan ujung dan tepinya kemerahan, sulit buang air besar atau malah diare, kesadaran menurun, lemah, banyak berkeringat, nyeri perut, sakit kepala hebat, batuk, kadang muncul bintik merah pada kulit.

Dokter mungkin akan menyarankan agar :

  • Tes darah untuk menemukan adanya bakteri Salmonella
  • Rawat inap di Rumah Sakit.
  • Anak beristirahat total (bedrest) sampai 3 hari bebas demam
  • Makan yang lunak-lunak dengan kalori dan protein yang tinggi
  • Hindari dulu makanan yang kaya serat yang susah dicerna
  • Mengonsumsi obat antibiotic selama 1-2 minggu
  • Mengonsumsi obat paracetamol sesuai anjuran atau resep untuk menurunkan demam. Jika anak menolak minum obat, jangan panik. Anda bisa memberikan sirup bodrexin Demam dengan rasa jeruk untuk Buah Hati yang berusia 0-12 tahun. 
  • Mengompres dahi anak.
  BACA JUGA

Sebelum Memberikan Obat Batuk Flu Anak, Ketahui Dulu Beberapa Hal Berikut Ini

Memberikan obat batuk flu anak bukanlah hal yang bisa Moms lakukan secara sembarangan. Tak hanya dengan menyesuaikan jenis batuknya, ternyata masih ada beberapa hal penting lainnya yang harus Moms ketahui,

Artikel24/02/2021

Moms, Ini yang Terjadi di Saluran Pernapasan Saat Terjadi Batuk dan Flu pada Anak

Batuk dan flu pada anak bisa dikategorikan ke dalam jenis infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh virus dan bakteri yang masuk dan menempel di saluran pernapasan, seperti hidung dan tenggorokan.

Artikel09/02/2021

Mengatasi Flu Pada Anak Tanpa Membuatnya Takut Minum Obat? Begini Caranya Lho, Moms!

banyak anak yang akan langsung menolak saat diberikan obat dengan alasan rasanya yang pahit dan tidak enak. Namun tak perlu khawatir, dengan melakukan beberapa langkah berikut ini, Moms bisa lho membujuk Si Kecil agar mau minum obat tanpa rasa takut. Apa

Artikel26/01/2021