ARTIKEL

TIPS MEMILIH PENGASUH UNTUK ANAK-ANAK

Monday, 13 July 2015

SHARE      

Tips Memilih Pengasuh untuk Anak-anak

Saat cuti melahirkan usai, Moms pun harus kembali bekerja. Lalu si kecil siapa yang menjaga? Jika beruntung kerabat bisa membantu. Nenek, tante, atau keponakan yang sudah besar bisa dikerahkan. Tetapi ada kalanya pihak ketiga harus didatangkan, baby sitter atau pengasuh. Kemana mencarinya? Bagaimana agar si kecil tidak sampai salah asuhan? Ini panduannya!

Tentukan yang moms butuhkan
Diskusikan dengan pasangan pengasuh seperti apa yang dibutuhkan si kecil. Apakah yang sudah berumur dengan perhitungan dia sudah lebih berpengalaman dan kesabarannya teruji. Atau yang lebih muda dengan pertimbangan dia lebih energik sehingga bisa mengimbangi si kecil. Butuh yang inisiatif tinggi, bisa tegas, tahu sopan santun, cerewet, atau yang seperti apa. Perlu yang bisa menginap atau cukup pengasuh pulang-pergi? Mengetahui kebutuhan Moms beserta alasannya memudahkan Moms saat menyeleksi kandidat pengasuh nantinya.

Umumkan ke teman-teman dekat
Mencari seseorang yang akan 'memegang' putra-putri Moms memang tidak mudah. Kepercayaan menjadi pertimbangan utama. Moms bisa memulai pencarian dengan mengumumkan pada teman-teman dekat dan kerabat bahwa Moms sedang mencari baby sitter. Jika perlu Moms bisa ikut grup ibu-ibu di media sosial dan sharing di sana. Informasi yang didapat biasanya lebih akurat. Kandidat yang didapat juga biasanya lebih terpercaya.

Jangan ragu interview dulu
Meski sulit mencari baby sitter, seleksi tetap harus dilakukan ya Moms. Lakukan interview dulu untuk meyakinkan Moms apakah orang tersebut bisa dipercaya untuk mengasuh anak. Tanyakan ini ya Moms:
  -  Sudah pernahkah ia mengasuh anak-anak sebelumnya? Berapa lama?
  -  Apa yang biasanya ia lakukan jika anak tantrum?
  -  Apa yang biasanya ia lakukan jika anak ingin melanggar aturan yang telah ditetapkan ibunya?
  -  Apa yang akan dilakukan kalau anak tiba-tiba sakit atau kecelakaan?
  -  Berapa lama ia biasa menghabiskan waktu dengan ponselnya?
  -  Apa aktivitas favorit yang akan ia lakukan untuk anak seusia buah hati Moms?
  -  Apakah ia keberatan melakukan aktivitas rumah tangga lain ketika si kecil tidur?
  -  Bagaimana cara ia menegur si kecil?

Percaya insting
Walau semua jawabannya meyakinkan, tetap percaya insting ya Moms kalau hati kecil Moms mengatakan ada yang tidak beres. Moms juga bisa mempertemukan anak Moms dengan kandidat pengasuh untuk melihat reaksinya terhadap anak-anak. Dengarkan referensi teman dan jangan sampai mengabaikan untuk mengecek latar belakangnya ya Moms. Ketika kandidat sudah terpilih, tidak ada salahnya melakukan masa percobaan pada pengasuh yang Moms pekerjakan.

Jangan lupa, pastikan pengawasan tetap dilakukan terus menerus ya Moms meski anak sedang berada di tangan pengasuhnya.

  BACA JUGA

Aturan Super Ketat atau Toleran Mana yang Terbaik untuk Anak

Setiap ibu selalu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya.

Artikel09/07/2015

5 Cara Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Siapa yang tidak khawatir jika si Kecil jatuh sakit? Berbagai penyakit menular pada anak sulit dihindari. Ketika daya tahan tubuh anak mulai menurun, banyak virus yang masuk ke tubuh dan menyerang anti-bodinya.

Artikel23/03/2015

Pengobatan Irasional Turunkan Daya Tahan Tubuh

Banyak orangtua yang terlalu cemas ketika kesehatan buah hatinya menurun, padahal mungkin si Kecil hanya kena flu atau batuk sedang.

Artikel23/03/2015