ARTIKEL

PANDUAN MEMILIH MAINAN EDUKATIF UNTUK ANAK

Tuesday, 24 November 2015

SHARE      

Panduan Memilih Mainan Edukatif untuk Anak

Sedang mencari mainan edukatif terbaik untuk menstimulasi si kecil? Memang terkadang tidak mudah bagi para orangtua memilih mainan edukatif apa yang cocok untuk anak kita.

1. Yang harus Anda pertimbangkan adalah faktor anak itu sendiri. Belilah mainan edukatif yang membuat si kecil nyaman dan menikmatinya. Sebab jika anak sudah tidak menyukai mainan itu dari awal, maka mereka pun tidak akan memainkannya dan si kecil tidak akan mengecap manfaat apa pun.

2. Pastikan mainan edukatif yang Anda pilih mengajarkan sesuatu yang berguna untuk kehidupan sehari-hari si kecil, sesuatu yang akan bermanfaat pada awal-awal usia mereka. Seperti mainan tentang abjad dan angka.

3. Pilihlah mainan yang berkualitas dan aman bagi si kecil ketika digunakan. Misal, sudah menggunakan bahan yang sesuai standar internasional, atau tidak ada bagian yang tajam atau berbahaya ketika sedang dipakai.

4. Sesuaikan mainan edukatif yang dibeli dengan usia anak Anda. Memberikan mainan sesuai usia juga akan mendorong proses belajar menjadi lebih maksimal. Sebab setiap jenjang usia memiliki tingkat perkembangan stimulasi yang berbeda-beda.

Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan sangat haus akan informasi baru. Jika mereka bisa mendapatkan informasi melalui cara yang menarik, maka informasi itu akan merekat pada mereka dalam jangka waktu yang lama.

Dan mainan edukatif memiliki dua faktor yang sangat disukai anak-anak. Pertama, karena mereka bisa bermain dengan mainan tersebut. Dan kedua, mainan edukatif bisa melegakan rasa haus mereka akan belajar hal baru.

Sumber : Nova
FOTO: Shutterstock

  BACA JUGA

Mengapa Anak Perlu Diajarkan Cinta Musik

Sejumlah penelitian membuktikan, musik mampu meningkatkan kecerdasan anak.

Artikel24/11/2015

Mengajarkan Anak Berpakaian Sendiri

Anak usia 2-3 tahun, sudah bisa diajar berpakaian sendiri. Hasilnya memang belum prima, tapi minimal Anda sudah mengajarkannya mandiri dan punya percaya diri.

Artikel24/11/2015

Dampak Buruk Menonton TV Bagi Kesehatan Anak

Termasuk orangtua yang suka menggunakan televisi sebagai ‘alat’ pengalih atau menenangkan si kecil?

Artikel24/11/2015