ARTIKEL

4 KEBIASAAN YANG SALAH SAAT MERAWAT ANAK DEMAM

Monday, 21 May 2018

SHARE      

Demam pada Buah Hati terjadi jika suhu tubuh melebihi 37.5 derajat Celcius, dan biasanya menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi kuman penyakit. Demam biasanya turun setelah 3 hari, dan dengan perawatan yang tepat, Moms juga bisa membantu mengurangi gejala Buah Hati. Sayangnya, banyak orang tua yang masih salah merawat Buah Hatinya yang sedang demam. Yuk Moms cek apa saja kebiasaaan keliru saat merawat panas demam si Buah Hati:

Memakaikan baju atau selimut yang terlalu tebal
Ketika Buah Hati kedinginan karena suhu tubuhnya naik, banyak Moms yang mencoba mengatasinya dengan memberikan baju hangat seperti jaket, kaus kaki, bahkan dilapis lagi dengan selimut tebal sampai Buah Hatinya tak merasa kedinginan lagi. Namun ternyata ini adalah kebiasaan yang salah Mom. Panas tubuh si Buah Hati yang ‘terperangkap’ di balik kain tebal justru dapat menyebabkan suhu tubuh tidak turun bahkan semakin tinggi.
Sebaiknya : Pakaikan baju hanya selapis, dan pakaikan selimut tipis.

Mengompres dengan air dingin
Apakah Moms masih mengompres dahi Buah Hati yang demam dengan air dingin? Atau bahkan diberikan es batu? Cara ini memang luas dipakai sejak zaman orang tua kita dulu, karena dianggap dapat menurunkan panas dengan cepat. Namun dunia kedokteran serta berbagai literatur medis kini menyarankan hal sebaliknya. Kompres dingin dapat mengganggu pusat pengatur suhu di hipotalamus otak dan memicu demam yang kian tinggi.
Sebaiknya : Kompres dengan spons yang dicelup air hangat, pada kepala, ketiak dan lipatan paha.

Menghindari mandi
Banyak orang tua yang melarang Buah Hatinya mandi saat sedang demam. Padahal, mandi dengan air hangat bisa membantu menurunkan suhu tubuh yang sedang panas. Seperti yang dilansir dari situs Livestrong.com, Buah Hati boleh dimandikan selama 5-10 menit. Namun jika ia mulai menggigil, segera akhiri sesi mandi ini, karena menggigil bisa memicu demam yang makin tinggi. Setelah mandi, pakaikan baju yang tipis, dan usahakan agar suhu ruangan juga nyaman baginya, tidak terlalu tinggi maupun terlalu panas.
Sebaiknya : Basuh badan Buah Hati dengan air hangat suam-suam kuku.

Memaksanya makan dengan menu biasa
Buah Hati yang terkena demam biasanya cenderung menolak makan. Namun menurut situs parenting.co.id, Moms tidak perlu khawatir dan memaksanya untuk mau makan. Akan ada saatnya ketika ia benar-benar ingin makan. Langsung berikan ia  makanan yang mudah dicerna, yaitu yang tidak mengandung banyak lemak, tidak pedas, rendah serat, dan cenderung lunak. Contohnya roti, pasta, sup ayam, nasi tim, oatmeal, atau bubur. U.S. National Library of Medicine melalui situsnya MedlinePlus juga menyarankan agar Moms menghindari memberikan buah-buahan atau jus buah murni saat Buah Hati demam. Jika ingin memberikan buah, haluskan dulu, serta larutkan dengan air.
Sebaiknya: Jangan paksa makan, dan segera beri makanan yang mudah dicerna saat ia ingin makan.

Buah Hati yang demamnya melebihi 37.5 derajat Celcius bisa diberikan parasetamol untuk menjaga agar suhu tubuhnya tetap terkendali. Percayakan bodrexin Demam Sirup yang hadir dengan rasa jeruk yang manis dan disukai Buah Hati untuk turunkan panas demam anak. bodrexin, Dunianya cerah kembali.

  BACA JUGA

Mengapa Anak Bisa Demam Saat Tumbuh Gigi

Tak jarang Buah Hati yang sedang tumbuh gigi terkena demam. Apa yang jadi penyebabnya?

Artikel00/00/0000